Rehabilitasi Infrastruktur Akibat Banjir Butuh Rp100 Miliar

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto memperkirakan kebutuhan rehabilitasi seluruh kerugian yang dialami infrastruktur akibat banjir Pulau Jawa mencapai lebih dari Rp100 miliar.

“Alokasi anggarannya dari dana tanggap darurat, kemudian rehabilitasi,” ujarnya usai mengikuti rapat di Departemen Keuangan di Jakarta, Kamis (3/1). Angka kebutuhan rehabilitasi kerugian itu mencakup Bina Marga, Sumber Daya Air (SDA), dan Cipta Karya. Kerugian Bina Marga diperkirakan sebesar Rp30,25 miliar, SDA Rp87,4 miliar, dan Cipta Karya Rp600 juta.

Untuk mencegah banjir selanjutnya, ujarnya, Departemen PU akan membangun 20 waduk kecil di sekitar SUngai Bengawan Solo. “Saya sudah meminta Dirjen SDA untuk survei pembuatan waduk baru, setidaknya lima lagi,” tambahnya.

Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak menuturkan, lintas lingkar Sragen dan Ngawi-Mantingan saat ini dalam kondisi banyak yang rusak dan berlubang akibat banjir. “Paling tidak kita perlu Rp30 miliar, supaya tidak tambah parah, terutama kalo ada truk2 berbeban berat yg lewat,” jelasnya.

[mediaindonesia/Silvia Wardini]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: