Lagi, Banjir Rendam Kendal

KENDAL(SINDO) – Hujan deras yang mengguyur Kab Kendal menyebabkan tiga kecamatan yakni Kec Kendal,Cepiring, dan Rowosari kembali tergenang banjir.

Banjir setinggi 20-40 cm yang melanda wilayah ini disebabkan meluapnya Kali Kendal dan Kali Buntu. Akibatnya, sepuluh kelurahan yang berada di bantaran kedua sungai itu terendam air.Ke-10 kelurahan itu yakni Kel Pegulon, Langenharjo, Balok,Pekauman,Patukangan, Ngilir,Kebondalem, Kalibuntu, Ketapang, dan Candiroto.

Perumahan Griya Praja Mukti dan Purwokerto Indah (Purin) juga tak luput dari genangan air. Selain itu, air juga merendam sekolah dasar (SD) Langenharjo, kantor Koramil, Kodim, komisi pemilihan umum daerah (KPUD), Telkom, Perum Perhutani,dan Bank BRI. Lokasi banjir paling parah terjadi di Gang Johar,Kel Pegulon RT 19/VIII. Air di tempat ini mencapai ketinggian air 50 cm. Puluhan rumah warga kemasukan air.

Menurut seorang warga, Sifai, 44, air mulai menggenangi kawasan pemukiman sejak Sabtu (17/2) sekitar pukul 19.00 WIB.”Jika air dari Kali Buntumeluap,pastiwilayahini yang paling dalam terendam air,”jelasnya,kemarin. Di Kec Rowosari,banjir merendam Desa Bulak,Sendangd awuhan, Randusari, dan Pojoksari. Sedangkan di Kec Cepiring banjir meliputi Desa Margorejo,Pidodokulon,Juwiring, Kalirandu,Korowelang anyar, dan Karowelangkulon.

Kepala Badan Kesbangpol dan Limnas FX Eddy Prapto Trenggono mengatakan, penyebab banjir kali ini sebagai akibat luapan Kali Kendal dan Kali Buntu. Sementara itu,lima pelajar SMP Muhammadiyah Kesesi hanyut di Sungai Layang,Desa Srinahan,Kec Kesesi,Kab Pekalongan Sabtu (16/2) pukul 16.00 WIB. Tiga diantaranya berhasil diselamatkan,sementara dua korban hingga kemarin belum diketemukan.Mereka yaitu Harvi Arya Susanto,15, dan Roki Hidayan,15.

Menurut salah seorang korban selamat,Riki Eko Prasetya, mereka nekat menyeberangi sungai yang arusnya deras agar cepat sampai ke rumah.” Tiba-tiba kami terseret arus deras,” ujar Riki yang masih dirawat di Puskesmas Kesesi I,kemarin. Pantauan SINDO di lokasi musibah, kemarin, petugas PMI dan Tim SAR Polwil Pekalongan masih berupaya mencari korban. Namun, upaya pencarian terhambat volume air sungai yang tinggi serta hujan yang terus mengguyur. (zaenal alimin/ m masrukhin abduh)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: