Takut Banjir Datang Lagi, Petani Bojonegoro Panen Dini

suarasurabaya.net| Karena takut banjir datang, puluhan hektar sawah di Bojonegoro terpaksa dipanen dini. JOE dari Radio Bojonegoro Indah dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Selasa (04/03) melaporkan puluhan hektar sawah itu berada di Desa Piyak Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Para petani itu mengaku masih trauma dengan banjir di Bojonegoro yang meluluhlantakkan ribuan hektar sawah di Bojonegoro pada awal 2008 lalu. Saat itu puluhan hektar sawah milik petani di desa tersebut gagal dipanen.

Untuk itu sebelum banjir datang, para petani terpaksa memanen padi meskipun belum masanya panen.

JUMAIN (43) warga Desa Piyak mengatakan padi yang ia panen sebenarnya masih berumur 90 hari. Untuk siap panen, padi harus berumur 20 atau 30 hari lagi.

Hal senada dikatakan KARJO (35). Ia mengatakan panen dini yang dilakukan para petani ini menimbulkan kerugian sampai puluhan juta rupiah. Sebab biasanya satu hektar sawah bisa menghasilkan 7 hingga 8 ton gabah. Dengan dipanen dini, hasilnya menyusut menjadi 4 hingga 5 ton gabah saja.

Untuk itu, para petani minta Pemkab Bojonegoro segera melakukan penguatan tanggul di sungai yang selama hanya diuruk saja.(edy)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: