Tuabo Meluap Sawah Kebanjiran

[MI] MAMUJU: Sekitar 100 hektare sawah di tiga kecamatan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terendam banjir sehingga padi yang siap dipanen menjadi rusak.

 Tiga kecamatan yang terendam banjir adalah Papalang, Kalukku, dan Kecamatan Sampaga. Banjir di wilayah itu terjadi akibat hujan deras pada Kamis (6/3) malam dan berlangsung hingga dua hari.

 Banjir terjadi karena luapan Sungai Tuabo yang melintasi beberapa desa di tiga kecamatan itu. Selain sawah, luapan sungai merendam permukiman.

 Dua desa, Tuabo dan Tarailu di Kecamatan Sampaga, menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak banjir. Ketinggian air mencapai 80 cm.

 “Akibat banjir, banyak warga yang kehilangan harta benda. Selain gabah yang hanyut, ada juga ternak yang hilang,” kata Nasriah, warga Desa Tuaobo, yang kehilangan lima karung gabah.

 Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Jawa Tengah, Suharto menyatakan, selama 2007, sekitar 49 ha tanaman padi di wilayahnya gagal panen. Penyebabnya banjir di utara Gunungkidul, serangan hama uret, dan berhentinya musim penghujan.

 “Gagal panen di Gunungkidul relatif sedikit karena hanya sekitar 0,012% dari seluruh areal tanaman padi. Di Gunungkidul, luas tanaman padi mencapai 44 ribu ha,” tutur Suharto. (M-FH/AU/N-4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: