Bengawan Solo Meluap Lagi,Bojonegoro Banjir

[SINDO] BOJONEGORO – Air Sungai Bengawan Solo kembali meluap hingga mengakibatkan ratusan rumah yang berlokasi di bantaran sungai di Kabupaten Bojonegoro terendam.

Untuk mengantisipasi banjir masuk pemukiman perkotaan, pompa air di Desa Ledok Wetan,Kecamatan Kota,dioperasikan. Meningkatnya ketinggian air Sungai Bengawan Solo tercatat sejak pukul 03.00 WIB dan memasuki jalan-jalan kampung di Desa Ledok Wetan dan Kelurahan Kauman yang setiap tahunnya menjadi langganan banjir. ”Saat ini Kabupaten Bojonegoro dinyatakan banjir Siaga II,”kata Pujiono,Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Kabupaten Bojonegoro.

Dari data di papan duga ketinggian air di Karang Nongko, Kecamatan Ngraho, tercatat 29.07 phielscaal, padahal sehari sebelumnya masih sekitar 26.00 phielscaal atau ketinggian air naik sekitar 2 meter. Sementara di papan duga samping pasar Kota Bojonegoro tercatat 14.74 phielscaal pada pukul 10.00 WIB.Menurut Pujiono, ketinggian sungai terus mengalami kenaikan karena di Karang Nongko air sungai belum menunjukkan penurunan.

”Air sungai akan terus naik.Tapi, kemungkinan tidak sampai membahayakan pemukiman di perkotaan,”terangnya. Pantauan di lapangan, warga desa yang berada di bantaran sungai mulai mengamankan barang-barang berharga miliknya.Seperti di Desa Ledok Wetan yang selalu terkena banjir, jalan-jalan kampung tergenang air setinggi rata-rata 50 cm. ”Air mulai datang jam 3.00 WIB pagi tadi.Tapi, belum sampai masuk rumah,” terang Wati, salah satu korban warga Lorong II Desa Ledok Wetan.

Dia mengatakan, warga tetap akan bertahan di rumah hingga air masuk ke rumah setinggi 50 cm. Sementara itu,guna mengantisipasi banjir besar yang menggenangi permukiman warga di tengah kota seperti banjir awal Januari lalu, kemarin Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengoperasikan pompa air pematusan di Desa Ledok Wetan.Air yang berada di sungai kecil dan saluran air di tengah kota disedot untuk dibuang kembali ke sungai Bengawan Solo.

”Kita punya 3 pompa, yakni di Banjarsari,Karang Pacar, dan Ledok Wetan ini dan sekarang kami mengoperasikan yang Ledok Wetan karena banyak rumah yang sudah tergenang.Pompa ini mampu menyedot air rata-rata 300 liter per detik,”terang Sujiat, Kasi Pembangunan, Subdin Pengairan pada Dinas PU Pemkab Bojonegoro. (nanang f/ m roqib)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: