Gubri Tinjau Banjir di Dua Kecamatan

TELUK KUANTAN-Luapan air Sungai Kmeski telah surut hingga kini masih merendam pumikiman warga. Kondisi ini dimanfaatkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP yang berkunjung ke Kuansing untuk melihat secara langsung penderitaan yang di dera masyarakat dua kecamatan, seperti di desa Pauh Angit, Pangean dan desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar.

Di Pangean, Gubri HM Rusli Zainal yang didampingi Bupati Kuansing H Sukarmis dan rombongan disambut Camat Pangean Hendra AP MSi serta masyarakat yang terkena musibah. Gubri Rusli Zainal menghimbau agar masyarakat tetap waspada serta tabah dengan musibah banjir yang dialami masyarakat saat ini. “Ambil hikmah atas semua cobaan ini”, ujar Rusli.

Rusli Zainal yang selalu didampingi HJ Septina Primawati Rusli menyerahkan secara simbolis bantuan banjir serta menyerahkan bantuan Rp 10 juta untuak OSIS SMAN 1 Pangean. Camat Pangean Hendra menyebutkan kalau air sudah mulai surut, tidak ada lagi warga yang mengungsi ke rumah sanak keluarganya.

Banjir Sungai Kuantan saat ini telah menyebabkan lahan persawahan masyarakat yang memasuki masa semaian, perkebunan jagung masyarakat, lahan perkebunan cabe terendam air. Meski sejauh ini belum di peroleh data kerugian yang akurat, namun diperkirakan kerugian di kecamatan Pangean mencapai Rp300 juta.Bila dikalkulasikan rata-rata kerugian yang di alami lima kecamatan yang paling parah terkena banjir di Kuansing masing-masing Rp300 juta berarti kerugian yang telah dialami Kuansing berkisar Rp1,5 milyar. Teapi angka pasti kerugian tersebut belum dikalkulasi Pemkab Kuansing, karena data kerugian tidak disampaikan dinas terkait.

Selain itu, Hendra menyebutkan kondisi kesehatan warga masih sehat dan belum ada yang melapor ada yang terserang penyakit, tetapi pihaknya terus melakukan himbauan.

Rombongan Gubri di sambut Camat Gunung Toar Ramli S Sos, anggota DPRD Kuansing Sardiyono Amd. Begitu juga saat melakukan peninjauan di di desa petapahan kecamatan Gunung Toar. Meski terbilang tinggi dari permukaan air sungai kuantan, namun sebanyak 27 rumah warga yang berada di alur sungai Petapahan Kecamatan Gunung Toar juga terendam air. “Sebanyak 27 rumah warga terendam air sungai petapahan dengan kedalaman bervariasi hingga 50 cm”kata Sekdes Petapahan Khairul Amri.

Khairul Amri menyebutkan naiknya air sungai kuantan saat ini dikarenakan hujan sehari semalam yang terjadi Jum’at-Sabtu (22/3). Sementara Pemkab Kaunsing melalui BPPMKS telah menyalurkan bantuan banjir yang diterima dari BKS Riau sebanyak 0,5 ton beras, 50 dus indomi dan 1000 kaleng sarden yang diserhkan secara simbolis Gubri Rusli Zainal dan Bupati Kuansing H Sukarmis. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan warga yang terkena musibah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: