Tercatat 565 KK Mengungsi, 6.602 Rumah Terendam

PEKANBARU – Banjir yang melanda Pekanbaru beberapa
hari terakhir merendam 6.602 unit rumah. Akibatnya,
565 kepala keluarga (KK) terpaksa tinggal di
tenda-tenda pengungsian.

Berdasarkan catatan Bagian Perlindungan Masyarakat
(Linmas) Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, ada 12
tenda pengungsian yang digunakan untuk menampung
ribuan pengungsi. Di antara titik-titik pengungsian
itu dibangun empat posko kesehatan.

Kasi Penanggulangan Bencana Alam Linmas Kota Pekanbaru
Rusdi kepada Riau Pos (Grup Jawa Pos) Selasa (25/3)
menyebutkan, satlak sendiri memantau perkembangan
banjir selama 24 jam. Mereka juga berkoordinasi semua
satuan pelaksana mengenai tindakan apa yang harus
dilakukan.

Anggota linmas, sebut dia, disebar di setiap titik
banjir guna memantau langsung keadaan warga. “Data ini
kami kumpulkan secara manual. Data dari kelurahan
belum masuk semua. Sedangkan data Minggu lalu kami
kumpulkan dengan menghubungi RT/RW setempat. Air masih
tinggi saat ini,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Saiful Bahri
Rab menyebutkan, obat-obatan sudah didrop ke empat
titik posko kesehatan di daerah banjir. Di antara
empat posko, yang stand by 24 jam hanya yang berada di
Jalan Yos Sudarso. Sedangkan lain posko yang lain
berpindah-pindah.

“Penyakit warga yang ditangani, antara lain, rematik,
ISPA, dan diare. Obat-obatan yang didrop itu untuk
mengatasi penyakit tersebut. Di tiap posko kesehatan
terdapat dua petugas medis,” tuturnya. (hpz/jpnn/ib)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: